Astronomi
=====================
Greenwich Mean Time (GMT) tidak lagi relevan jika proposal untuk mendefinisikan ulang bagaimana waktu diukur diterima, demikian diingatkan seorang sejarawan pada Observatorium Kerajaan di Greenwich, Inggris. Seperti diketahui, garis meridian yang melalui Greenwich di bagian tenggara London menjadi acuan waktu dunia sejak 1884. Para ilmuwan Inggris percaya bahwa aturan meridien untuk mengatur waktu di seluruh dunia sedang terancam.

Pemilihan tersebut dimulai setelah penelitian 200 tahun sebelumnya yang dilakukan oleh John Flamsteed, astronom Kerajaan Inggris pertama yang mengukur bahwa Bumi berotasi terhadap poros selama 24 jam. Penemuan tersebut menunjukkan bahwa waktu dapat didefinisikan melalui posisi matahari terhadap titik di Bumi, dalam hal ini meredien yang melalui Greenwich. Melenceng !

Belakangan diketahui bahwa rotasi Bumi ternyata sedikit melambat. Sejak 1972, anomali tersebut diperbaiki dengan menambahkan lompatan detik sesuai kebutuhan. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, mereka menginginkan pemisahan waktu dari rotasi alami Bumi, atau kita akan semakin terpisah dari astronomi dan dunia setiap tahun berjalan,” katanya. “Hal tersebut berarti sejauh penentuan waktu dapat dilakukan, garis meridien menjadi tidak sesuai lagi,” katanya.

“Astronom adalah orang yang sangat membutuhkan skala waktu akurat,” katanya, “Contohnya, dalam bidang radio astronomi, kami membutuhkan jam yang sangat teliti untuk memastikan bahwa sinyal-sinyal dari teleskop dan bagian alam semesta datang bersamaan sehingga dapat ditentukan dengan tepat. Jadi, bagi kami, hal tersebut sangat berarti.” Tanpa lompatan waktu, para astronom akan kehilangan jejak bintang-bintang yang sangat jauh dan jejak wahana luar angkasa. Melencengnya waktu juga akan berpengaruh pada navigasi terhadap permukaan Bumi.

Di antara yang menolak ide tersebut adalah Daniel Gambis yang bekerja untuk Earth Rotation Service. Tugasnya menentukan kapan harus menambahkan lompatan waktu. Ia menunjukkan bahwa selama berjalannya waktu, waktu di Bumi secara perlahan tidak sinkron dengan matahari. “Bagi saya, akan menjadi masalah jika matahari terbit pada pukul 4 sore, atau di waktu lain seperti siang hari atau tengah malam,” lanjutnya.

Fisika Elektronik.
================
Dalam sistem spektrum tersebar runtun langsung (direct sequence spread spectrum, DSSS) semua pengguna menempati lebar bidang yang sama pada waktu yang sama tetapi dengan runtun atau sandi unik yang saling ortogonal. Isyarat informasi dimodulasi langsung oleh runtun PN dan menghasilkan isyarat yang memodulasi gelombang pembawa bidang lebar. Dua runtun x dan y dikatakan ortogonal jika korelasi silangnya (cross correlation) Rxy (0) selama periode T adalah nol.
1
Dalam waktu diskret, dua runtun x dan y dikatakan ortogonal jika perkalian silangnya (cross product) Rxy
(0) adalah nol.
21

Lompatan Frekuensi (Frequency Hopping, FH)
Pada spektrum tersebar lompatan frekuensi (frequency hopping spread spectrum, FHSS), frekuensi pembawa yang memodulasi isyarat informasi tidaklah konstan melainkan berubah secara periodis. Selama interval waktu tertentu frekuensi pembawanya tetap, tetapi setelah itu pembawa melompat ke frekuensi lain (atau mungkin juga ke frekuensi yang sama). Pola lompatan atau perpindahan frekuensi pembawa ini ditentukan oleh runtun PN. Sebuah set frekuensi yang dapat digunakan pembawa disebut set lompatan (hop set).
Penggunaan frekuensi sebuah sistem lompatan frekuensi sangat berbeda dengan sistem runtun langsung. Sistem runtun langsung menggunakan seluruh bidang frekuensi ketika melakukan transmisi, sedangkan sistem lompatan frekuensi hanya menggunakan sebagian kecil lebar-bidang ketika melakukan transmisi, tetapi lokasinya berubah terhadap waktu.

Lompatan Waktu (Time Hopping, TH)
Pada sistem spektrum tersebar lompatan waktu (time hopping spread spectrum, THSS), isyarat data ditransmisikan dalam semburan cepat (rapid burst) pada setiap interval waktu yang ditentukan runtun PN. Sumbu horisontal dibagi-bagi menjadi interval yang disebut frame dan setiap frame dibagi lagi menjadi M buah slot waktu (time slot). Slot waktu pada suatu frame dipilih oleh pembangkit runtun PN. Semua pesan dikumpulkan dalam sebuah frame sebelum dikirimkan dalam derau pada slot waktu yang dipilih.

==============
Dari kajian ilmiah diatas, justru meninggalkan beberapa pertanyaan yang terus berputar di kepala saya. Berarti ada kemungkinan, manusia bisa melakukan lompatan waktu. Asalkan frekuensinya cocok, dan ada faktor pendukung lainnya, maka mungkin manusia bisa melakukan transformasi waktu.