
Siapa saja boleh bermimpi, termasuk orang-orang dg keterbatasan fisik dan mental. Karena mimpi adalah sebuah harapan yg seharusnya menjadikan kita mampu berbuat lebih baik, merubah keadaan dengan segala daya dan upaya yg ada.
Namun, seringkali, lingkungan adalah rintangan terbesar dalam mewujudkan mimpi. Ketidak-siapan mental (pikiran dan emosi), sebagai faktor lingkungan internal yang paling krusial, paling penting diantara faktor lingkungan yg lainnya.
Faktor lingkungan lainnya yg saya maksudkan adalah situasi yg harus dihadapi pada saat itu, real-time conditions. Ketidak-siapan menghadapi perubahan dan kenyataan yg tidak sesuai dg rencana dan angan-angan.
Menurut saya, sah-sah saja jika seseorang mempunyai perilaku ganda, -dalam kadar tertentu-. Karena sebaiknya kita tetap tersenyum, meskipun masalah berat menimpa kita. Tapi, tidak sampai jauh, hingga harus mempunyai kehidupan ganda.
Sering kita ketahui, ternyata banyak pelawak yg menmpunyai masalah dg keceriaan hidupnya. Hal ini karena adanya tuntutan untuk tampil lucu dan lingkungan kehidupannya yg sebenarnya banyak diliputi MASALAH YG TAK TERPECAHKAN.
Dalam ilmu beladiri/tenaga dalam, sering kita dengar kundalini. Yaitu energi dalam yang mempengaruhi kita. Pada seseorang yg mengalami gangguan bipolar, kundalini ini bersifat protektif terhdapa lingkungan luar. Oleh karena itu sering kita lihat, orang gila yg telanjang, tapi tidak pernah masuk angin.
Masalah yang tidak terpecahkan, bagaimanapun juga akan terus membayangi kehidupan kita. Akan bersifat menghalangi terhadap energi lain yang akan masuk kedalam diri kita. Secara mudah, sering kita dengar nasihat Feng-Shui, agar membuang barang-barang yg tidak terpakai, biar tidak mengahalangi Chi…
Lingkungan yg terus berubah, adalah kenyataan yg harus kita hadapi. Dan mampu kita jadikan sebagai peluang untuk merubah diri kita, menyesuaikan diri dengan keadaan. Dalam relativitas energi, dimana energi tidak akan hilang, tapi berubah kedalam bentuk yg lain.
Bayangkan, jika kita tidak bisa merubah energi dalam diri kita. Kita bersifat protektif terhadap perubahan lingkungan yang merupakan perubahan energi. Maka akan terjadi kerusakan, yang rusak adalah EMOSI. Dengan mudahnya kita sebut GILA.
Mesin saja perlu ganti oli. Jantung saja perlu pergantian udara. Dan jiwa kita juga perlu melakukan pergantian energi.
Tidak kongruen-nya mimpi, cita-cita, dan adapatasi lingkungan, adalah penyebab terjadinya gangguan bipolar. Dalam bahasa orang jawa sering kita dengar NERIMO. Apa yang ada saat ini adalah kenyataan yg sungguh-sungguh terjadi, dan harus kita terima.
Dan sikap menyadari apa yg terjadi saat ini, adalah sebuah karakteristik terhadap MENYADARI KEADAAN untuk merubahnya menjadi peluang. Memanfaatkan energi yang ada di sekitar kita untuk menjadi kekuatan. Lihatlah sekitar kita, jadikan semuanya sebagai peluang.
Dharma Chakra.

No comments yet
Comments feed for this article